Inspirasi

MEREKA YANG BERHIJRAH (3) – Bangun dan Bangkit dengan Property Syariah

MEREKA YANG BERHIJRAH (3) - Bangun dan Bangkit dengan Property Syariah

MEREKA YANG BERHIJRAH (3)
[Bangun dan Bangkit Berkat Property Syariah]

Hadi Ikhsan namanya. Tidak banyak yang mengenal nama aslinya karena beliau lebih di kenal dengan nama Ihsan Maximus. Nama itu lebih populer dikalangan praktisi Internet Marketing karena Pak Ihsan lama menggeluti dunia IM. Waktu ikut acara workshop Property Syariah di Sofyan Hotel Jakarta tahun 2014, beliau satu-satunya peserta yang kerjaannya menangis saja. Kayak anak Abege saat diputus pacarnya. Nangis di pojokan, hehehe. Ternyata oh ternyata, dari sanalah semua bermula.

Suami dari Inda Artina ini sudah menjalani beragam bisnis dan pernah mengalami kesuksesan secara finansial, walau akhirnya jatuh secara dramatis. Selidik punya selidik, semua bisnisnya ternyata bersentuhan dengan riba. Di level apapun bisnis seseorang, jika bisnisnya terkait riba, hampir bisa dipastikan akan jatuh. Kadang jatuhnya saat memulai, kadang saat menanjak, tapi ada pula yang jatuh saat di puncak ketinggian.

Suatu hari, pak Ihsan dan istrinya menemui saya di Kantor DPS dan bercerita banyak,
“.. itulah mengapa saya hanya menangis saja saat Ustadz menjelaskan bagaimana riba itu sebenarnya. Belum lagi soal amanah. Wajar kalau hidup saya berantakan dan meninggalkan hutang yang tak terkira..”, begitu beliau mulai bercerita.

“Bagaimana awalnya kok bisa terjebak riba..?”

“Dulu saya diajarkan dalam mencari Investasi menggunakan skema ‘sanggup berapa’. Maksudnya kalau Anda invest sekian, saya sanggup kasih sekian.. Itulah yang jadi pola sehingga berapapun hasilnya saya harus membagi ke investor dengan nilai yang sudah disepakati. Namun bila bisnisnya jatuh maka untuk balikin invest, saya pinjam lagi ke investor lain dengan skema yang seperti itu juga..”, tuturnya dengan muka serius.

“Wah, berarti gali lobang tutup lobang ya..?”

“Bukan sekedar itu tadz, tetapi gali lobang dan menggali lagi yang lebih dalam buat nutup lobang sebelumnya..” Jawab Pak Ihsan sambal meringis kecut dan berkaca-kaca. Ndengerin kisah yang kayak beginian ini lebih pasnya sambil nyetel lagunya bang Haji.. “Gali lobang tutup lobang..” lanjutkan…! 😬

“Iya tadz, dan saya tenggelam semakin dalam ke kubangan riba. Sampai Allah sendiri yang menghentikannya. Dan prosesnya sangat sakit sekali untuk mengembalikan semuanya. Rasanya saat itu saya kehilangan hidup, nama baik saya, bahkan masa depan saya. Alhamdulillah istri mendukung saya untuk terus berbenah..”, jelasnya. Gurat semangat nampak jelas di wajah pasangan ini.

Alhamdulillah..
Kini menjadi Developer Property Syariah ibarat menjadi jalan hidup buat Pak Ihsan dan Istrinya, Bu Inda yang sama-sama ikut mentoring DPS Jakarta Satu.

“Kenapa tertarik Property Syariah pak Ihsan..?”

“Saya memilih jalan ini karena … saya ingin dakwah disini agar tidak ada orang lain yang jatuh kedalam kubangan riba seperti kami dulu. Menyediakan solusinya dan menjadi syiar bahwa hukum Allah adalah hukum yang terbaik buat ummatnya. Dan secara finansial, bisnis property mampu memback-up kebutuhan hidup..”, tegasnya. “Intinya, ini pelabuhan terakhir saya Ustadz, dimana saya bisa mensinergikan visi dunia dan visi akhirat saya. Insya Allah ini bagian dari rencana Allah..”, tambahnya.

Alhamdulillah..
Sekarang pasangan romantis ini sudah mengikrarkan diri sebagai Pegiat Developer Property Syariah sepenuhnya, walau sebelumnya mereka tidak ada basic dibidang property sama sekali. Seiring dengan waktu, kini mereka sudah memiliki 1 Project Townhouse di Bogor (sudah Sold Out) dan 3 Project Real Estate di Palembang dengan seluas 9 Hektar. Subhanallah walhamdulillah..

“Apa pesan yang ingin antum sampaikan kepada teman-teman pebisnis..?”

“Memulai bisnis termasuk bisnis Property Syariah hakikatnya adalah berbisnis dengan Allah. Hakikatnya dakwah agar orang terlepas dari jeratan riba. Maka mulailah dengan niat karena Allah. Bila dalam perjalanannya, rumah yang kita tawarkan bisa laku terjual dan ada keuntungan, sesungguhnya itu adalah bagian dari berkah Allah yang Allah segerakan di dunia..”, pesan pak Ihsan bersemangat laksana pak ustadz.

Mari doakan semoga beliau berdua semakin isitiqomah dan memperkokoh barisan pejuang anti riba. Semoga juga banyak pihak yang makin tersadar akan bahaya riba, dan semakin memahami pula bahwa akar dari masalah ini adalah karena diterapkannya sistem ekonomi kapitalisme yang kian hari kian mencengkeram kehidupan kaum muslimin.

Salam Berkah Berlimpah

Dari Kami
Developer Property Syariah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *