Hadist Pilihan

Hulu Hilir Halal

Hulu Hilir Halal

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

«لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ»

“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang HARTANYA; dari mana diperolehnya dan kemana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya”. (HR Tirmidzi dan ad Darimi)

Ada 2 pertanyaan di yaumil hisab terkait dengan harta kita, yakni darimana diperoleh (hulu) dan digunakan untuk apa (hilir). Pastikan dua-duanya halal dari hulu hingga hilir.

HULU HARTA

Mungkin menjawab perolehan harta kita, itu jauh lebih berat dibanding menjawab dikemanakan harta itu. Oleh karena itu, yuk kita ceck darimana harta kita peroleh. Belajarlah menghisab diri sendiri, sebelum nanti bener-bener dihisab oleh Allah SWT. Diantaranya dengan bertanya sbb :

Darimana rumah yang kita miliki, apakah kita peroleh dari cara KPR yang haram..?

Darimana kendaraan yang kita punyai. Apakah kita peroleh dari leasing yang akadnya bathil..?

Darimana modal usaha yang kita jalani. Apakah dari pinjaman bank yang ribawi..?

Darimana penghasilan yang kita dapati. Apakah dari harta ghulul (curang) karena korupsi..?

HILIR HARTA

Sementara mengenai kemana harta tersebut dibelanjakan, seorang mukmin mestinya memiliki prioritas dalam pengelolaan hartanya. Yang wajib didahulukan, yang sunnah kemudian. Yang mubah harap cermat dipertimbangkan. Jangan sampai harta digunakan untuk perkara yang makruh apalagi yang haram. Coba ceck, pada dibelanjakan dan dikemanakan harta kita. Misalnya dengan bertanya sbb :

Mana yang anda dahulukan jika punya duit, bayar hutang atau sedekahin ke orang..?

Mana yang anda prioritaskan, menabung di bank atau memutarkan harta biar berkembang..?

Mana yang anda pentingkan, menanggung kewajiban keluarga terdekat atau nraktir makan sahabat..?

Mana yang akan anda pikirkan, membeli rokok ataukah membeli kodok..?

—–

Darimana pun asal harta kita, kelak pasti kita pertanggungjawabkan. Dibelanjakan untuk apa harta kita, kelak juga akan ditanyakan. Oleh karena itu pastikan harta kita HULU HILIR HALAL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *